Minggu, 11 Maret 2012

"Tapi kamu ga cinta aku"

Mengapa syair yang aku tulis tidak sesuai dengan lagu yang kamu nyanyikan?
Selalu seperti itu, atau selamanya seperti itu?
Hal yang paling mudah untuk mengalahkan aku adalah dengan perlawanan seperti yang sedang kamu lakukan sekarang.
Lagu halus yang kamu nyanyikan adalah cara terbaik untuk menghentikan jantungku ! !
Ternyata, kamu lebih berdarah dingin daripada aku . .
Baik. . . .aku tidak akan mundur dari tantangan ini.
Tetaplah pada nyanyianmu, dan aku akan tetap pada syairku. .
Nyanyikanlah sesukamu, maka adegan saling bunuh ini akan semakin seru.
Kita sekarang sedang menarik pelatuk pistol dan mengarahkan kekepala kita masing-masing. . Begitu bebalnya kamu dengan idealisme diri kamu, dan aku tahu kamu juga meneriakkan hal yang sama untukku. .
Seperti burung yang terbang diudara, dan seperti ikan yang meliuk-liuk di dalam air, mereka tidak akan bisa bertemu. Satu-satunya cara pertemuan mereka adalah dalam keadaan mati di atas piring . . Miris . . . . .

{14-feb-2012 sebuah mimpi untuk batavia}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar